Maryana dan Agensi Perempuan Nelayan Gurita desa Merpas

Oleh Pramasty Ayu Koesdinar

Maryana (52 Th) adalah perempuan nelayan pertama yang saya temui di pesisir selatan Provinsi Bengkulu, tepatnya di desa Merpas, Kabupaten Kaur.  Sebelum kunjungan saya ke Merpas, dan sebelum pertamuan saya dengan Maryana terjadi, saya memang jarang sekali melihat nelayan perempuan melabuhkan dan mengemudikan perahu-nya untuk pergi melaut. Di sebuah desa yang letaknya tidak jauh dari desa Merpas, saya melihat beberapa perempuan duduk membakar ikan ditepian pantai dekat sebuah Pelabuhan Tradisional, sembari menunggu kedatangan nelayan mendaratkan perahunya disana. Lanjutkan membaca “Maryana dan Agensi Perempuan Nelayan Gurita desa Merpas”

Akses dan Ekslusi; Analisis Kebijakan Perhutanan Sosial dalam Proses Penegakan Hukum di Kawasan Hutan Pasca Izin

vlcsnap-2020-06-11-15h41m50s025

Oleh: Pramasty Ayukusdinar

Perhutanan Sosial (PS) diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PermenLHK) No. 83 tahun 2016. PS didefinisikan sebagai system pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku utama dalam pengelolaan hutan. Skema PS berdasarkan PermenLHK No. 86/2016 yang berupa Hutan Desa (HD), Hutan Kemasyarakatan (HKM), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Adat (HA) dan Kemitraan Kehutanan merupakan sebuah model pelibatan masyarakat dalam pembangunan hutan untuk mereduksi konflik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lanjutkan membaca “Akses dan Ekslusi; Analisis Kebijakan Perhutanan Sosial dalam Proses Penegakan Hukum di Kawasan Hutan Pasca Izin”

Izin Garap di Hutan Lindung Balai Rejang seluas 494 Ha di berikan Kepada Masyarakat Desa Karang Pinang dan Tanjung Agung

HKm

Akarnews. 28/11/2019, Bertempat di Desa Renah Lebar, Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah Propinsi Bengkulu. Gubernur Propinsi Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.MA meyerahkan Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) kepada perwakilan masyarakat Desa Karang Pinang dan Desa Tanjung Agung. Lanjutkan membaca “Izin Garap di Hutan Lindung Balai Rejang seluas 494 Ha di berikan Kepada Masyarakat Desa Karang Pinang dan Tanjung Agung”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑