Program

Pengelolaan Kawasan

Membangun Inisistif Local bagi upaya Pengelolaan Kawasan Konservasi di Kabupaten Lebong. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Kibut, Muara Aman Kabupaten Lebong, dengan melibatkan semua pihak, Masyarakat adat, petani, perempuan dan Pemerintah daerah, DPRD, serta Dinas dinas terkait lainnya. Adapun Peserta yang hadir Lokakarya tersebut sebanyak lebih kurang 45 orang terdiri dari Wakil dari representatif 5 Komunitas Adat di Kabupaten Lebong (Jurukalang, Bermani, Marga Suku VIII, Marga Suku IX dan Selupu Lebong) NGO’s (YKS, Yayasan KarTI, Yayasan Kelopak, SPORA, KALAM, ED Walhi Bengkulu, KKI Warsi Bengkulu, StaP Lebong)
Organisasi Rakyat (AMA Bengkulu, AMARTA, POKJA PSDA Lebong dan FKMLA)
DPRD Kabupaten Lebong (Komisi C dan Komisi A)
Pemerintahan Kabupaten Lebong (Dishutbut, BAPEDA, Perwakilan dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lebong
Perguruan Tinggi (UNIB, STAIN Curup, STIE Lebong)
Balai Taman Nasional Kerinci Sebelat
Media Massa (RB, Semarak, Bengkulen Post, Bengkulu TV Bengkulu)

linkakar1.jpg

Program-program utama lainnya dan untuk mencapai tujuan organisasi maka perlu akar foundation juga membangun serangkaian program yang sipatnya inplementatif. rangkaian dari kegiatan tersebut diantanya:

Pemetaan sosial ekonomi dan sumber daya alam serta perencanaan bersama masyarakat.
Upaya ini penting dilakukan karena diharapkan dapat menunjang (supporting system) bagi upaya konservasi dan pemulihan lahan kritis. Disamping berguna juga untuk menjaring ide dan gagasan dari masyarakat setempat agar masyarakat sasaran merasa memiliki program.
Aktivitas:
1. Survey wilayah dan sosialisasi awal program
2. Pemetaan potensi sumber-sumber daya dan kearifan lokal bersama masyarakat
3. Perencanaan bersama masyarakat (Particivative Planning)

akar2.jpg

Penguatan Institusi Lokal
Aktivitas penguatan institusi lokal Ini perlu dilakukan karena kegiatan konservasi ini dapat dilakukan jika didukung oleh kesadaran di tingkat masyarakat maupun pihak yang terkait sehingga upaya konservasi tidak semata merupakan upaya mobilisasi. Tindakan mobilisasi tidak akan mendukung upaya yang berkelanjutan, karena itu perlu didukung oleh tingkat kesadaran yang cukup dengan memperkuat kelembagaan lokal yang ada.
Aktivitas:
1. Assesment kelompok terlibat
2. Sosialisasi program
3. Pendampingan dan asistensi kelompok

akar3.jpg

Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan institusi lokal
Peningkatan kapasitas masyarakat setempat dan institusi lokal mutlak untuk ditingkatkan dikarenakan, merekalah yang akan bertanggungjawab atas keberlanjutan program ini.
Aktivitas utamanya adalah:
1. Pelatihan Management Kelompok
2. Pelatihan sistem pertanian Wanatani (Agroforestry)
3. Pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik
4. Pelatihan pembibitan TUP (Tanaman Usia Panjang)
5. Pelatihan budidaya kambing
6. Pelatihan bididaya sapi
akar3.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: